CHAT Via WhatsApp

artikel

diposkan pada : 07-01-2021 11:12:13

Masa Depan Jika Menjadi STAFF Penerbangan, Menjadi STAFF Penerbangan merupakan impian bagi banyak orang, karena STAFF penerbangan sendiri merupakan profesi yang memiliki pendapatan (gaji) yang cukup tinggi, sehingga menimbulkan kesan di mata masyarakat sebagai profesi yang bergengsi.

Karena memang, masa depan jika menjadi Staff Penerbangan yang bertugas di bandara sangat menjanjikan. Ditambah dengan Fasilitas Jamsostek yang akan memberikan jaminan bagi Staff Penerbangan yang tidak bertugas lagi, sehingga hasilnya bisa dinikmati untuk masa depan dihari tua.

Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) adalah suatu lembaga yang diselenggarakan oleh pemerintah yang melindungi pekerja agar kebutuhan minimal mereka serta keluarga dapat terpenuhi.

Presepsi Masyarakat Yang Salah Tentang Karir STAFF Penerbangan Yang Bertugas di Bandara
Dikalangan masyarakat umum tersebar luas mengenai issue yang membuat banyak orang tua tidak menyetujui jika sang anak memilih untuk terjun ke dalam dunia penerbangan. Namun issue tersebut muncul tanpa adanya sebab, berikut beberapa sebabnya:

1. Kecelakaan Pesawat Terbang

Salah satu alasan yang menyebabkan masa depan jika menjadi Staff Penerbangan adalah sebuah mimpi buruk, yaitu dengan banyaknya peristiwa kecelakaan pesawat terbang yang berakhir tragis. Peristiwa tersebut lah yang membuat profesi STAFF Penerbangan memiliki resiko yang cukup tinggi daripada menjadi Seorang Dokter atau menjadi Seorang Guru.

Padahal, Tugas Staff Airline (penerbangan) adalah personil yang bertugas di darat (bandara) untuk memberikan pelayanan kepada penumpang baik sebelum keberangkatan maupun pelayanan sesudah penerbangan. Staff Penerbangan bukanlah Seorang Pramugari.

2. Tidak Boleh Menikah

Issue lain yang beredar adalah profesi STAFF penerbangan tidak mepunyai masa depan. Terutama pada wanita yang akan dikeluarkan atau dihentikan tugasnya apabila memilih untuk menikah selama masa kontrak kerja.

Padahal hal tersebut merupakan sebuah issue belaka. Alasan pemberhentian tugas bukan dikarenakan pernikahan. Namun hal tersebut merupakan suatu persetujuan dan keputusan yang diambil oleh STAFF penerbangan tersebut. Hal lainnya karena tidak memperpanjang masa kontrak dengan perusahaan penerbangan.

3. Profesi Staff Penerbangan Adalah Profesi Yang Monoton

Pada kalangan masyarakat juga beranggapan bahwa profesi STAFF penerbangan merupakan profesi yang sangat bergengsi, Namun juga sangat tidak menjanjikan dan terkesan monoton atau flat.

Padahal dalam dunia profesi STAFF penerbangan terdapat tingkatan antara junior dan senior. Gaji antara junior dan senior pun juga sangat berbeda. Lalu juga terdapat kenaikan jabatan bagi STAFF yang memiliki kinerja dan atitute yang baik.

4. Gaji STAFF Penerbangan Sangat Rendah

Padahal, Gaji yang didapat seorang STAFF penerbangan dirasa lebih dari cukup. Bagi STAFF junior saja dalam waktu 1bulan kerja akan mendapatkan Gaji paling minimum adalah UMK + Tunjangan Jabatan, Uang Makan, Lembur, Kesehatan dll.

Bahkan Seorang Staff Penerbangan juga bisa mendapatkan gaji tambahan jika bisa mempunyai relasi, misalnya teman, keluarga, atau pelanggan yang membutuhkan tiket penerbangan.

Apalagi jika telah menjadi STAFF senior, gajinya juga akan bertambah. Walaupun tidak setiap saat mendapatkan tugas penerbangan, namun sangat cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Selain mendapatkan gaji, STAFF penerbangan juga akan mendapatkan kesempatan untuk kenaikan pangkat. Jadi tidak sebatas STAFF senior dan junior, namun juga mempunyai jabatan yang lebih dari sebuah STAFF. Hal ini semakin membuat masa depan jika menjadi STAFF bandara cukup terjamin dan tidak seperti issue yang beredar.

Masa kerjanya pun juga cukup panjang. Hal ini dapat dilakukan dengan perpanjangan masa kontrak kerja. Perjanjian kontrak kerjanya pun juga bisa menjadi dua kali lipat dari masa kontrak sebelumnya.

Selain mendapatkan gaji pokok, STAFF penerbangan juga akan diberikan tunjangan-tunjangan. Tunjangan yang diterima oleh STAFF selama terkait kontrak adalah tunjangan penghargaan masa kerja.

Lalu STAFF penerbangan juga mendapat fasilitas asuransi kesehatan pribadi. Sedangkan tunjangan lainnya meliputi tunjangan BPJS, iuran pensiun, kesehatan masa pensiun, asuransi personal, dan asuransi lost of flying licence.

5. Gaji Tambahan STAFF Penerbangan

Selain Gaji, Tunjangan dan Pendapatan yang sudah disebutkan diatas, Sebagai STAFF Penerbangan juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi Instruktur di Sekolah Penerbangan misalnya.

Waktu kerja yang fleksible angat memungkinkan bagi Staff Penerbangan untuk mencari pendapatan diluar jam kerja. Misalnya bisa menjadi Instruktur atau mempunyai usaha lain.

Dari penjelasan mengenai masa depan jika menjadi STAFF Penerbangan bisa disimpulkan bahwa Profesi STAFF Penerbangan cukup terjamin. Sehingga tidak ada yang perlu diperhatikan lagi masa depan atau masa pensiun staff penerbangan.